Yasir, Penerima Kalpataru 2019

 

Yasir, Penerima Kalpataru 2019

Sebanyak 11 Penghargaan Kalpataru diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup

dan Kehutanan Siti Nurbaya  dalam Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Hotel Ibis Slipi Jakarta Pusat pada rabu 10 Juli 2019. Penghargaan Kalpataru adalah apresiasi tertinggi yang diberikan kepada individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, menyelamatkan dan membina perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan (Peraturan Menteri Lingkungan Hidup

dan Kehutanan Nomor P.30/MENLHK/SETJEN/ KUM.1/4/2017 tentang Penghargaan Kalpataru). Pemberian Penghargaan Kalpataru tahun 2019 ini telah  memasuki usia 39 tahun yang dimulai sejak tahun 1980 dan saat ini sebanyak 378 Penerima

Penghargaan Kalpataru telah  tersebar di seluruh tanah air.

Pemberian Penghargaan Kalpataru bertujuan

untuk meningkatkan kesadaran, membuka peluang bagi berkembangnya inovasi dan kreativitas, serta mendorong prakarsa masyarakat, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada individu dan kelompok masyarakat dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan.

Penghargaan Kalpataru merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia kepada individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, menyalamatkan dan membina upaya  perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Dengan  kategori: Perintis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingkungan dan Pembina Lingkungan

Pada tahun 2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah  menerima 144 dokumen usulan calon  penerima Penghargaan Kalpataru. Dewan Pertimbangan Penghargaan Kalpataru telah menentukan 20 nominasi penerima Penghargaan Kalpataru yang terdiri dari:

1. Kategori Perintis Lingkungan sebanyak 6 nominasi

2. Kategori Pengabdi Lingkungan sebanyak 5 nominasi

3. Kategori Penyelamat Lingkungan sebanyak 6 nominasi

4. Kategori Pembina Lingkungan sebanyak 3 nominasi

 

Dinas Lingkungam Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Kurniawan, S.Sos, M.Si, mengatakan bahwa “Penghargaan Kalpataru sejatinya merupakan amanah bagi penerimanya untuk tetap menjaga dan bahkan meningkatkan perannya dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan

Kegiatan dan karya para pejuang lingkungan ini telah memberikan dampak nyata  bagi peningkatan ekologi, ekonomi dan sosial budaya, sehingga perlu dikembangkan dan direplikasi sebagai daya ungkit untuk mendorong inisiatif individu maupun kelompok masyarakat lainnya.

Kedepan diharapkan kepada sdr Yasir penerima Penghargaan Kalpataru kategori Perintis  lingkungan dapat menjadi inspirator bagi yang lain serta berperan aktif sebagai mitra, narasumber, fasilitator maupun pendamping bagi kegaiatan yang bersifat pelestarian lingkungan, dapat memsharing pengalaman dan limunya serta pendamping dalam  pemberdayaan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka  Belitung”.

Sumber: 
DLH PROV BABEL
Penulis: 
Robi Al Akbar
Fotografer: 
-
Editor: 
Robi Al AKbar
Bidang Informasi: 
DLH